15 Des 2015

Kutu Buku

Saat disekolah, bel berbunyi. “Horee!!” kata Rina. “Hai Rina, kamu mau kemana?” Tanya sahabatnya, Syila.  “Ke perpustakaan!” Jawab Rina berlari ke perpustakaan. Setelah Rina sampai di perpustakaan, ia langsung mengambil dua buku lebih, untuk dipinjam. Tetapi, tidak boleh oleh penjaga. “Rina, kamu harus meminjam hanya satu buku saja. Batas meminjam adalah satu minggu.” Kata penjaga perpustakaan. “Ok bu, kalo dua boleh nggak, bu?” Tanya Rina. “Iya, boleh. Tapi, batasnya adalah lima hari.”  Jawab penjaga perpustakaan. “Baik bu!” Jawab Rina lagi.     Seusai sekolah, Rina bertemu dengan Syila. “Syila!” Kata Rina. “Hm.. eh? Rina! Ada apa?” Tanya Syila. “Kerumah ku yok! Aku tadi meminjam di perpustakaan dua buku baru!!” Jawab Rina. “Waah, boleh dua buku?” Tanya Syila lagi. “Boleh tapi berbatas lima hari..” Jawab Rina.   “Assalamualaikum!” Kata Rina. “Wa’alaikumsalam, Wah, Syila main ya?” Tanya ibu. “Iya bu!” Jawab Rina. “Ayo masuk Syila!” Ajak Rina. “Wah Kamarmu besar sekali! Juga bukunya terlalu banyak!” Kata Syila. 

“Aku senang baca buku. Oh, iya! Lihat buku pinjaman dari sekolahnya!” Jawab Rina. “Wah, banyakk!!” Kata Syila. “Mari kita membaca!!” Ajak Rina gembira.   “Dua dua bukunya seru ya! Besok pinjam lagi! Ok, aku pulang dulu ya, Rin. Dada!” Kata Syila. “Iya, hati hati di jalan ya Syila!” Jawab Rina. “Ibu, besok ke mal ya, mau beli buku.” Kata Rina. “Bukannya kamu sudah punya tiga penuh rak buku?!!?!?” Jawab Ibu. “Yahh..” Kata Rina tidak gembira.   Esok harinya, Rina mengembalikan buku perpustakaan. “Bu, saya mau mengembalikan buku ini.” Kata Rina. “Untung saja, tepat waktu!” Kata penjaga perpustakaan. “Mau meminjam buku lagi?” Tanya penjaga perpustakaan. “Iya bu. Ini bukunya! Dua lagi ya!” Jawab Rina. “Cepat sekali mengambilnya. Dia anak pintar. Dia bisa menjadi Juara Perpustakaan! Karena sering ke perpustakaan. Hampir tiap hari dia meminjam. Sepertinya, dia Kutu Buku.” Kata dalam hati penjaga perpustakaan. “Hmm, iya nak.” Kata penjaga perpustakaan.  Sepulang sekolah Syila bertemu dengan Rina. “Rina, tunggu!” Kata Syila. “Iya, ada apa?” Tanya Rina. “I..itu, lihat! Akan ada festival buku, bakal ada banyak buku! Komik, Komik Seram, novel, cerita fiksi, buku pelajaran, buku tulis, dan lain lain!!” Jawab Syila. “Waaah! Cocok untukku. Akan kuborong buku Komik!” Kata Rina bergurau. “Hahahhaha…” Kata Syila tertawa. “Assalamualaikum, ibu?” Kata Rina. “Waalaikum salam, di dapur, sayang!” Jawab Ibu. “Ibu, ibu. Bakal ada festival buku di daerah sana! Besok lho bu! Ikut ya bu pliss…” Tanya Rina “Duh, mukanya sudah begitu. Mana bisa menolak. Hmm, iya deh.” Jawab ibu. “Horee ibu memang Terbaik!” Kata Rina bergembira. “Ganti baju lalu makan ya!” Kata ibu. “Iya bu.” Jawab Rina sambil membaca buku pinjaman tadi. “Asyik makan! Bismillah.” Kata Rina dan berdoa. “Alhamdullilah, kenyang bu, makasih makanannya!” Kata Rina. “Lho, kok hujan ya?” Kata ibu. “Lho, kok tanya aku sih bu?” Tanya Rina. “Kamu nih, Kege-eran, siapa yang nanya kamu Rina?” Tanya ibu. “Bercanda bu.. tuh, langsung nggak hujan.” Jawab Rina. “Waah, kamu sulap ya Rina? Hahah..” Kata ibu bergurau.
  Sore harinya, Rina membaca buku ke-duanya. “Buku nya seru seru. Apalagi besok, festival buku, pasti seru banget beli beli buku yang banyak, sebelumnya… rak bukunya gimana ya? Sudah penuh.. minta beliin pasti nggak boleh sama ibu. Aha! Tanya ayah saja deh!” Kata Rina dalam hati. “Hmm, ibu, ayah sudah pulang belum?” Tanya Rina. “Belum.” Jawab ibu. “Assalamu’alaikum, ayah pulang!” Kata Ayah. “Wa’alaikum salam, tuh bu, ayah pulang.” Kata Rina. “Ayah, ayah! Beli rak buku dong yah, akan ada festival buku besok!” Tanya Rina. “Barusan ayah beli, nanti di antar.” Jawab ayah. “Horee!” Rina bergembira.
   Esok paginya, Rina bangun pukul 07.00. Festival akan buka pukul 08.00. “Jam berapa sekarang… hoaaam.. Waa! Jam 7. Sejam lagi kan festivalnya!!” Kata Rina. “Mandi, makan, siap – siap, jalan! Ha- ha- ha-“ Kata Rina.
  “Ibu, ayo berangkat ke festival bukunya!” Kata Rina bergembira. “Iya, ayo!” Kata ibu. “Waah, ternyata sudah ramai. Bukunya murah murah!” Kata Rina. “Eh, ada Syila! Syila, kamu juga ikut?” Tanya Rina. “Eh Rina. Iya, aku pengen mengoleksi buku komik nya. Kamu mau beli apa?” Tanya Syila. “Kayaknya, semuanya.” Jawab Rina. “” Kata Syila dalam hati.
  “Makasih bukunya, bu! Rina senang kalo gini.” Kata Rina. “Syukurlah kalo kamu suka..” Jawab ibu. Sesampai dirumah, Rina menaruh buku-bukunya. “Bukunya taruh sini(19x) dan sini. Langsung penuh, menghabiskan lima ratus ribu. Murah murah cuman Rp.5.000,-. Semoga ada lagi. Baca ah semuanya!” Kata Rina. “Waaw, novel. Novel. Yang penting baca..” Kata Rina membaca sambil tiduran.
Berjam-jam Rina membaca, matanya pun sedikit lelah. “Duh, kok tulisannya.. mirip cacing.. jangan jangan... KYAAA!” Kata Rina dalam hati. “Ada apa sih, Rina?” Tanya ibu. “Ibu mata Rina lelah, kebanyakan baca buku… heheheheh” Jawab Rina. “” Kata ibu.
 “Kalau bisa baca ini, tidak perlu pakai kacamata. Ini resepnya.” Kata dokter. “Terima kasih.” Kata ibu. “Yang ini aja kacamatanya, lucu hehe..” Kata Rina.
   “Waah, Rina kok pake Kacamata?” Tanya Syila. “Kebanyakan baca buku huhuhuhuhu..” Jawab Rina. “Eh bel!” Kata Rina.
  Selesai upacara… tak terduga, Rina menjadi juara perpustakaan. “Pengumuman, ada juara perpustakaan, yaitu Juara pertama Rina Nur Cahya Putri! Dari kelas 3A. Juara kedua, Mutia Syila! Dari kelas 3A. Dan juara ketiga, Doni Saputra! Dari kelas 2A. Selamat, yang dipanggil, maju kedepan!” Kata Bu Kepala Sekolah. “Waah! J-Juara?” Kata Rina dan Syila. “Satu, dua, tiga, cisss!” Kata guru-guru dan anak pemenang berfoto.

 Beberapa tahun kemudian, Rina pun memiliki Perpustakaan yang bernama “Perpustakaan berkah” dan sudah terkenal.

the end 

Find Me!

About me

seocips f G t
Hallo, Nama saya Nisita Kirana Pratiwi, Saya lahir di kota
Depok, Saya seorang blogger cilik, penyuka game Minecraft. jika Anda ingin berkomunikasi dengan saya, silakan add socmed saya.

Kategori

Arsip