1. Kalah dalam persenjataan, karena para penjajah memiliki senjata yg lebih modern.
2. Perjuangan bersifat kedaerahan.
3. Waktu perlawanan tidak bersamaan.
Kegagalan demi kegagalan yg di alami itu pula yg menyadarkan para para pejuang Indonesia bahwa untuk melawan penjajah diperlukan persatuan. Oleh karena itu, muncullah organisasi pergerakan yang bersifat etnik, kedaerahan, dan keagamaan dan kewanitaan di Indonesia. Gerakan perlawanan pada awal tahun 1990 tersebut muncul karena di dorong oleh dua faktor, yaitu, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain:
1. Adanya penderitaan lahir batin rakyat Indonesia akibat penjajahan
2. Lahirnya kaum pelajar d iIndonesia Dr. Wahidin Sudirohusodo
1. Mencapai kemajuan bangsa dan negara dengan cara memajukan pendidikan dan pengajaran
2. Meningkatkan martabat bangsa dan mengunggah kesadaran berbangsa untuk mencapai kehidupan bangsa yg terhormat
3. Memperkecil perbedaan antara si kaya dan si miskin dan kaum terpelajar dengan kaum biasa
4. Menumbuhkan dan mempererat persatuan
5. Mempertebal rasa kebangsaan
6. Mempertinggi budi pekerti
Sebelum adanya Sumpah Pemuda, di Indonesia telah berdiri berbagai organisasi baik organisasi yg bersifat kedaerahan mauppun nasional.
Tidak ada komentar :
Tambahkan Komentar
- Gunakanlan kata - kata yang baik dan sopan.
- Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecahan dan Kekerasan dilarang keras, jika itu terjadi, komentar itu akan dihapus dan ditandai SPAM.
- Selamat berkomentar! Kamu bisa komentar dengan emotikon. Klik pada emotikon lalu copy tulisan terakhir, paste tulisannya.